Memperingati Hari Ginjal Sedunia 2020

Dirut Rumah Sakit Khusus Ginjal Rasyida dr Alwi Thamrin Nasution, Sp PD, KGH menyebutkan, setiap tahunnya jumlah penderita penyakit ginjal dari tahun ke tahun meningkat dan sampai sekarang belum bisa dicegah.

“Banyaknya penderita penyakit ginjal di Indonesia membuat jumlahnya terus meningkat. Penyebab tertinggi penyakit ginjal adalah darah tinggi. Ironisnya hingga saat ini belum bisa disembuhkan. Akibatnya, para penderita ginjal berakhir dengan cuci darah,” ujar dr Alwi Thamrin Nasution pada peringatan Hari Ginjal Se Dunia (Wolrd Kidney Day) di Rumah Sakit Khusus Ginjal Rasyida Jl DI Panjaitan Medan, Sabtu (14/3).

dr Alwi Thamrin Nasution menambahkan, RSK Ginjal Rasyida yang memfokuskan khusus perawatan ginjal sejak 2006 selalu berupaya untuk melakukan pencegahan dini dengan melakukan berbagai upaya dan pelayanan termasuk bekerjasama dengan Puskesmas dan sekolah-sekolah seperti memberikan ceramah dan memberikan selebaran-selebaran terkait upaya pencegahan dan deteksi dini.

dr Alwi menambahkan ada 8 tips mencegah penyakit ginjal yakni, pastikan tubuh tetap fit dan aktif.

Jaga pola makan sehat dan seimbang, rutin mengecek tekanan darah.

“Jaga berat badan normal, cukupi kebutuhan cairan tubuh, jangan merokok dan hindari asap rokok serta jangan mengkonsumsi obat sembarang. Cek segera fungsi ginjal jika memiliki riwayat keluarga sakit ginjal,” pesan Alwi.

Sementara itu Direktur PT Nurani Ummi Rasyida Prof dr Harun Rasyid Lubis, Sp PD KGH menambahkan, selain akibat darah tinggi, gagal ginjal juga disebabkan terjadinya infeksi tenggorokan akut.

Kerusakan yang timbul akibat penyakit ginjal sangat luar biasa.

Oleh sebab itu saya mengajak masyarakat harus bisa fokus untuk memberi perhatian soal ginjal.

Penyakit ginjal tak bisa disembuhkan tapi bisa dicegah.

“Pencegahan awal bisa dilakukan dari dalam keluarga. Kenali diri sendiri dan kalau ada gejala jangan panik. Penderita ginjal umumnya pada usia 30 tahun ke atas namun ada juga pada usia belasan tahun dan anak-anak. Penderita anak-anak umumnya terjadi karena keracunan makanan,” ujar Prof Harun Rasyid Lubis yang juga dikenal sebagai Bapak Ginjal Sumut dan Bapak Ginjal Medan ini.

Ketua panitia peringatan Hari Ginjal Sedunia dr Amelia Samosir menyebutkan, rangkaian peringatan Hari Ginjal Se Dunia diawali dengan senam bersama, pemeriksaan kesehatan gratis yang diikuti oleh 200 warga masyarakat dan ceramah awam tentang penyakit ginjal yang disampaikan oleh dr Alwi Thamrin Nasution dan Prof Harun Rasyid Lubis yang juga Ketua Korwil Perhimpunan Nefrologi Sumut-Aceh.